Bahan :
100 gr strawberry segar, belah dua
4 keping wafer cokelat
sirup karamel
es krim vanilla
Cara Membuat :
Siapkan 2 gelas saji. Taruh beberapa potong strawberry.
Tambahkan 2 skop es krim vanilla dan wafer.
Beri sirup karamel.
Sajikan segera.
Tips :
Rasa sirup bisa diganti sesuai selera.
Bahan :
10 lembar kulit lumpia,
5 pisang raja nangka, kupas, belah dua
10 Nissin Wafers Cokelat
keju cheddar, parut
margarin
minyak goreng
Pencelup
tepung terigu
air
Nissin Wafers Cokelat, cincang kasar
Cara Membuat :
Tumis pisang dengan margarin.
Letakan satu potong pisang dan satu buah Nissin Wafers Cokelat di atas selembar kulit lumpia. Taburkan keju parut. Lipat kanan dan kirinya, gulung, dan rekatkan.
Celup dalam adonan tepung, gulingkan di atas potongan Nissin Wafers Cokelat. Lalu goreng.
Sajikan hangat.
Tips :
Bisa disajikan dengan saus cokelat.
Bahan :
10 lembar kulit lumpia siap pakai
5 buah pisang raja nangka, kupas, belah dua
5 sdm meises
minyak goreng
Saus
200 gr gula merah, sisir halus
2 sdm gula pasir
100 ml air
Cara Membuat :
Isi setiap lembar kulit lumpia dengan pisang yang sudah dibelah dua.
Beri sedikit meises, lalu gulung rapi.
Rekatkan ujung-ujungnya dengan larutan terigu hingga rapat.
Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan. Tiriskan.
Saus: Masak gula merah, gula pasir, dan air hingga mendidih dan kental. Angkat.
Penyajian, kucuri permukaan lumpia dengan larutan gula merah.
Sajikan hangat.
Tips :
Saus bisa diganti dengan cokelat leleh atau karamel.
Bahan :
Kulit
200 gr tepung terigu
4 butir telur
350 ml air
1 sdt garam
minyak secukupnya, untuk menggoreng
Isi
300 gr daging sapi giling
haluskan
2 siung bawang putih
1 sdt merica
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
2 sdm irisan daun bawang
2 sdm minyak, untuk menumis
100 ml air
Cara Membuat :
Campur telur, terigu, air, dan garam hingga rata, kemudian dadar pada wajan kecil anti lengket.
Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum. Masukkan daging dan air, masak dengan api sedang hingga agak menyusut. Tambahkan daun bawang, masak kembali hingga mengering.
Bentangkan dadar, isi dengan daging secukupnya, gulung lalu lem dengan larutan sagu. Sisihkan.
Panaskan minyak, goreng dengan minyak panas sedang.
Tips :
Daging sapi bisa diganti dengan daging ayam.
Sajikan hangat dengan cabai rawit.
Bahan :
Cake
280 gr tepung terigu
300 gr gula pasir
8 butir telur
1 sdt pengembang (SP)
300 ml minyak sayur
1 sdm vanili bubuk
pewarna makanan sesuai selera
springkle untuk hiasan
Simple Sirup
200 ml air
100 gr gula pasir
Isian dan Cover
230 gr cream cheese
100 gr butter
125 gr gula halus
500 ml whipped cream
Cara Membuat :
Cake: Kocok telur, gula pasir, dan SP hingga mengembang.
Masukkan tepung terigu, minyak, dan vanili, sambil terus dikocok.
Bagi adonan sesuai warna, dan beri pewarna makanan kurang lebih 1 sdm.
Oven masing-masing adonan warna dengan suhu 180 derajat selama kurang lebih 20 menit dengan loyang bundar ukuran 22 cm.
Simple sirup: Masak air dan gula pasir hingga larut. Dinginkan.
Isian dan Cover: Kocok cream cheese, butter, dan gula halus hingga rata.
Kocok whipped cream, kemudian aduk rata dengan adonan cream cheese.
Simpan adonan isian dan cover di dalam lemari pendingin sambil menunggu semua cake matang.
Setelah semua warna cake matang, susun cake sesuai warna yang diinginkan dengan terlebih dahulu dilapisi simple sirup dan isian di sela-selanya.
Lapisi seluruh bagian cake dengan adonan cover. Taburi atasnya dengan sprinkle.
Simpan dalam lemari pendingin selama 1-2 jam sebelum dipotong dan disajikan untuk hasil yang lebih bagus.
Tips :
Beli pewarna makanan yang food grade.
Untuk warna sekunder seperti ungu, bisa didapat dari mencampur pewarna makanan merah dan biru. Jadi, bisa menghemat pembelian pewarna makanan.
Berkreasilah untuk hiasannya.
Bahan :
200 gr mentega
2 kuning telur
1 putih telur
200 gr gula bubuk
275 gr tepung terigu protein sedang, misal Segitiga Biru
1 sdt vanili bubuk
50 gr gula pasir, untuk taburan
100 gr kenari cincang, untuk taburan
2 kuning telur, untuk olesan
mentega secukupnya, untuk olesan
Cara Membuat :
Kocok mentega dengan gula bubuk hingga putih. Masukkan telur satu persatu sambil dikocok hingga rata.
Masukkan tepung terigu dan vanili bubuk, aduk perlahan dengan sendok kayu hingga tercampur rata.
Siapkan loyang segi empat 30x30 cm yang telah diolesi mentega. Tuang adonan, ratakan dengan ketebalan 0,5 cm. Olesi bagian atasnya dengan kuning telur, taburi kenari cincang dan gula pasir.
Panggang selama 10 menit hingga setengah matang. Angkat, potong bentuk persegi empat ukuran 2x4 cm atau sesuai selera.
Panggang kembali hingga berwarna kuning kecokelatan dan kering. Angkat dan biarkan dingin.
Simpan ke dalam toples kedap udara.
Tips :
Kacang kenari bisa diganti dengan kacang almond.
Bahan :
Cake
4 butir telur
1/4 sdt garam
1/2 sdm emulsifier (SP/TBM)
100 gr gula pasir
20 ml air
150 gr tepung terigu protein sedang
20 gr tepung maizena
15 gr susu bubuk
1/2 sdt baking powder
100 gr margarin, lelehkan
1/4 sdt essens vanila
oreo, dibuang krimnya untuk hiasan
Sirup
1 sdm gula pasir
1 sdm air panas
1/2 sdt essens vanila
(aduk rata)
Isi
75 gr cream bubuk (misal: merk Haan)
150 ml air es
50 gr oreo tanpa krim, dicincang kasar
Toping
100 gr cream bubuk
200 ml air es
(kocok)
Cara Membuat :
Cake: Kocok telur, garam, emulsifier, gula pasir, air, tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk, dan baking powder sampai mengembang.
Masukkan margarin leleh dan essens vanila sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
Tuang di loyang diameter 22 cm, tinggi 4 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
Oven 30 menit dengan suhu 180 derajat Celcius sampai matang. Belah 2 cake.
Isi: kocok krim bubuk dan air es sampai mengembang. Tambahkan oreo. Aduk sampai tersebar.
Ambil selembar cake. Oles dengan sirup. Oles lagi dengan isi. Tutup lagi dengan cake. Oles seluruh permukaan cake dengan toping. Hias dengan oreo.
Tips :
Bahan cream bubuk bisa diganti dengan whipped cream instant yang dijual di pasaran (misal: merk Pondan)
Setelah dioven, tes kematangan kue dengan cara tusuk kue menggunakan lidi, lihat apakah masih lengket atau tidak. Kalau, sudah tidak lengket tandanya sudah matang.
Bahan :
2 kantong teh hitam celup
500 ml air panas
100 ml susu kental manis putih
250 gr cincau, potong kecil memanjang
es batu, memarkan
Cara Membuat :
Seduh teh dengan air panas hingga kental. Dinginkan.
Tuang air teh kental dalam gelas saji.
Beri susu kental manis, aduk rata
Tambahkan cincau dan es batu.
Sajikan dingin.
Tips :
Bila susah menemukan cincau, bisa diganti dengan jelly hitam (atau berwarna gelap).
Bahan :
300 gr tahu putih, cincang halus
50 gr udang kupas, cincang
1 buah jamur shitake, cincang
10 gr daun bawang, iris halus
1 butir telur ayam
1 sdm tepung maizena
1 sdm tepung terigu
1 sdm tepung sagu
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt minyak wijen
Saus
200 ml air
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt minyak wijen
1 sdt kecap hitam
1/2 sdt gula pasir
tepung maizena secukupnya, untuk mengentalkan
75 gr pakchoy, direbus sebentar
Cara Membuat :
Campur tahu, udang, jamur, daun bawang, telur, semua tepung, garam, merica, dan minyak wijen. Aduk sampai rata.
Goreng adonan tahu dengan bentu memanjang bulat hingga kecokelatan dan kering kedua sisinya. Angkat dan tiriskan.
Saus: Masak semua bahan saus sampai mendidih.
Tambahkan larutan tepung maizena supaya kental.
Taruh tahu dalam piring, beri pakchoy, dan tuangi kuahnya.
Sajikan hangat.
Tips :
Jenis jamur bisa diganti sesuai selera.
Bahan :
2 butir telur ayam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
300 gr tahu putih, potong tipis
minyak goreng
100 gr tauge, bersihkan, seduh air panas, tiriskan
100 gr timun, potong kecil
Saus
4 sdm kecap manis
1 sdm petis udang
150 ml air
1 sdm air jeruk nipis
Haluskan
4 buah cabai rawit merah
2 siung bawang putih
100 gr kacang tanah goreng
1 sdt garam
Taburan
2 sdm bawang merah goreng
1 sdm daun seledri, iris halus
Cara Membuat :
Kocok telur, merica, dan garam hingga rata.
Masukkan tahu, aduk rata.
Panaskan minyak dalam wajan, goreng sebagian adonan tahu dan telur hingga agak kering.
Angkat dan tiriskan.
Saus: Aduk bumbu halus dengan kecap, petis, air, dan air jeruk hingga rata.
Susun tahu goreng di atas piring.
Beri tauge dan timun.
Siram dengan sausnya dan beri taburan.
Sajikan segera.
Tips :
Bumbu yang dihaluskan, alangkah lebih baiknya kalau tidak terlalu halus agar tekstur kacangnya masih terasa.
Agar gampang dalam mencampur, petis udang lebih baik dilarutkan dulu dengan sedikit air panas.
Bahan :
Kulit
100 gr tepung terigu
1 sdt garam
2 butir telur
350 ml susu cair
50 gr mentega, lelehkan
mentega secukupnya untuk olesan
Isi
5 lembar smoked beef , potong jangan terlalu kecil
150 gr keju cheddar parut
5 butir telur rebus, potong memanjang, jangan terlalu tipis
100 gr mayonaise yang sudah dicampur dengan 1 sdt susu kental manis
Lapisan
1 butir telur, kocok lepas
250 gr tepung panir
Cara Membuat :
Kulit
Ayak terigu, taruh dalam mangkuk bersama garam. Buat lubang di tengah, pecahkan telur di dalamnya, aduk satu arah hingga adonan menjadi rata.
Tambahkan susu sedikit demi sedikit, aduk perlahan hingga adonan menjadi licin dan halus tidak bergerindil.
Tambahkan susu hingga habis, masukkan mentega leleh, aduk rata.
Tutup adonan dengan plastik, diamkan 30 menit.
Olesi wajan dadar diameter 12 cm dengan mentega, panaskan.
Tuangi 1 sendok adonan, ratakan sambil diputar, 2-3 menit, angkat.
Risoles
Bentangkan kulit, isi dengan potongan smoked beef , potongan telur rebus, keju parut, dan mayonaise. Lipat seperti amplop. Sisihkan.
Lakukan hingga kulit habis.
Celupkan risoles ke dalam telur kocok, gulingkan dalam tepung panir.
Masukkan ke dalam lemari pendingin kira-kira 1 jam.
Goreng hingga kuning.
Sajikan dengan saus pedas, atau cabe rawit.
Tips :
Telur ayam rebus bisa diganti dengan telur puyuh dengan jumlah dua kali lipatnya.
Jika ketika digoreng risoles menggelembung, jangan panik, tusuk gelembung dengan tusuk gigi.
Bahan :
Ketan
500 gr beras ketan putih
300 ml santan sedang
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan, potong-potong
Srikaya
300 ml santan kental
4 butir telur ayam
250 gr gula merah, sisir halus
3 sdm gula pasir
50 gr tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1/2 sdt vanili bubuk
Cara Membuat :
Kukus ketan hingga setengah matang. Angkat.
Didihkan santan sedang, garam, dan daun pandan.
Tuang ke dalam ketan, aduk hingga santan habis terhisap ketan.
Kukus dalam kukusan hingga matang. Angkat.
Selagi masih hangat, ratakan dalam loyang segi empat sambil padatkan.
Untuk srikayanya, campur santan kental dan telur hingga rata.
Tambahkan bahan lainnya, aduk hingga gula larut. Saring.
Tusuki permukaan ketan di berbagai bagian dengan garpu.
Tuang adonan srikaya ke atas ketan.
Kukus dalam kukusan panas (bungkus tutupnya dengan serbet bersih) selama 30 menit hingga matang.
Angkat dan dinginkan.
Potong-potong dan sajikan.
Tips :
Rendam beras ketan putih selama kurang lebih satu malam dengan air sebelum dikukus.
Gunakan mixer untuk mencampur adonan srikaya untuk hasil yang lebih bagus.