Masak gula pasir dan air dengan api kecil hingga menjadi karamel, angkat.
Campur karamel dengan susu cair, agar-agar bubuk, maizena, dan vanili, didihkan.
Siapkan cetakan puding tahan panas, basahi dahulu dengan air, tuangkan adonan agar-agar, hilangkan uap panasnya dan simpan dalam kulkas.
Setup nanas : rebus air bersama gula pasir, kayu manis, dan cengkeh. Setelah mendidih, masukkan potongan nanas, tunggu sebentar, angkat, hilangkan uap panasnya dan dinginkan.
Sajikan puding dingin dengan setup nanas.
Tips :
Buah nanas bisa diganti buah lain sesuai selera.
Larutkan maizena dengan air terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus.
Untuk mendapatkan hasil karamel yang bagus (coklat) pemilihan gula pasir harus pas, yang berbutir halus, dan mainkan besar kecilnya api agar warna atau tekstur karamelnya cantik.
Kuah : tumis bawang putih dan bawang merah hingga layu dan wangi.
Masukkan udang dan ebi, aduk hingga berubah warna.
Masukkan bumbu dan air didihkan.
Tuangi larutan kanji, didihkan hingga kental.
Masukkan bokchoy dan cabai rawit, didihkan kembali. Matikan api. Angkat.
Taruh mi dalam mangkuk.
Tuangi kuah panasnya.
Sajikan dengan taburan bawang merah goreng.
Tips :
Untuk menambah cita rasa, air bisa diganti dengan kaldu udang (air rebusan kepala udang).
Apabila sulit memperoleh mie hokkian, bisa diganti dengan jenis mie lain.
Mie berkuah kental dengan taburan cabai rawit yang royal ini, cocok dikonsumsi saat badan kurang fit, dijamin bisa bikin badan segar. Gurih, sedikit manis, dan pedas.
Ambil satu lembar roti, beri daging asap, taburi keju cheddar, tumpuk dengan selembar roti. Bila isinya sosis sapi, letakkan sosis di bagian tepi roti, taburi keju, dan gulung rapat, sisihkan.
Telur kocok lepas, tambahkan garam dan merica bubuk, aduk rata.
Panaskan minyak goreng secukupnya, celupkan roti ke dalam telur, goreng hingga matang dan berwarna kecoklatan kedua sisinya, angkat dan sajikan.
Tips :
Daging asap bisa diganti dengan kornet, keju cheddar parut juga bisa diganti dengan keju cheddar lembaran.
Begitu roti dicelupkan ke telur kocok, sebaiknya langsung digoreng. Karena kalau terlalu lama, rotinya akan menyerap telur.
100 gr daging semur/sisa daging semur, dipotong kecil
50 gr wortel, dipotong dadu, direbus sebentar
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Mentega untuk olesan
Cara Membuat :
Campur jadi satu nasi panas, daging semur, wortel, keju, dan telur, beri garam dan merica, aduk rata.
Masukkan ke mangkok tahan panas/loyang yang sudah dilapisi aluminum foil dan diolesi mentega, ratakan.
Beri potongan keju lembaran di atasnya lalu dipanggang hingga keju kecoklatan, angkat.
Hidangkan panas.
Tips :
Daging semur bisa berupa daging sapi atau daging ayam, sesuai selera.
Apabila tidak ada sisa daging semur, cara memasak daging semur cukup sederhana, yaitu tumis irisan bawang putih hingga harum, beri air, tambahkan irisan tomat, kecap, garam, merica, dan dagingnya. Masak hingga meresap. Ambil dagingnya saja dan potong-potong kecil.
Sayuran bisa diganti sesuai selera. Selain wortel, bisa juga buncis.
Panaskan margarine hingga leleh, tumis bawang bombay hingga harum, lalu masukkan tepung terigu, aduk rata.
Tuang susu sedikit demi sedikit, aduk hingga agak mengental, tambahkan daging ayam, bayam, merica, pala, gula, dan garam, aduk rata.
Tambahkan kentang dan kuning telur aduk hingga adonan tercampur rata dan kalis, angkat dan dinginkan.
Ambil sedikit adonan, lalu bentuk bulat-bulat sebesar bola pingpong, lalu celupkan dalam telur kocok dan gulingkan pada tepung panir hingga permukaan rata.
Goreng dalam minyak panas sedang hingga kuning kecokelatan dan matang, tiriskan.
Sajikan dengan saus sambal atau cabai rawit.
Tips :
Kroket yang sudah dilapisi telur dan tepung panir bisa disimpan dalam wadah, dimasukkan kulkas, dan bisa digoreng kapan saja.
Bawang putih dan bawang bombay ditumis hingga harum tambahkan garam.
Masukkan daging ayam lalu aduk hingga kaku dan matang, lalu tambahkan cabai hijau, kol, dan daun bawang. Aduk hingga layu.
Tambahkan air dan bumbu-bumbu lainnya, seperti merica bubuk, kecap asin, dan kaldu bubuk. Masak hingga air tinggal setengahnya.
Masukkan mie basah kemudian masak hingga semua bumbu meresap dan semua bahan matang.
Angkat dan sajikan (lebih enak disajikan hangat).
Tips :
Mie kuning basah bisa diganti dengan jenis mie yang lain. Seperti yang saya buat, menggunakan mie telur. Atau mie diganti dengan pasta, saya rasa juga enak.
½ buah bawang bombay, cincang halus, tumis hingga matang
½ buah paprika hijau, buang bijinya, potong dadu
50 gr wortel, serut panjang
¼ sdt garam
Tusuk sate secukupnya
Bahan Olesan :
4 sdm kecap manis
2 sdm saus tomat
1 sdm peterseli cincang
Bahan Saus :
50 gr kacang, goreng, haluskan
4 buah cabai rawit, haluskan (atau sesuai selera)
3 siung bawang putih, goreng, haluskan
100 ml santan cair
1 sdt gula pasir
¼ sdt garam
Cara Membuat :
Campur semua bahan sate, aduk hingga adonan rata.
Ambil sedikit adonan yang sama ratanya, bentuk bulat kecil.
Masak bola-bola di atas bara api, sambil dioles. Masak setengah matang, angkat.
Tusuk bola-bola sate sebanyak 3 buah dan bakar kembali hingga matang sambil dioles-oles, angkat.
Buat saus : masak semua bahan saus hingga matang, angkat.
Sajikan sate bola ayam dengan saus kacang.
Tips :
Apabila adonan sate terlalu encer dan tidak bisa dibentuk bola-bola, adonan bisa dibuat dulu seperti membuat bakso (direbus dengan air mendidih). Dengan cara mengambil adonan sedikit demi sedikit dengan sendok atau adonan dimasukkan ke dalam plastik yang dipotong ujungnya kemudian dikeluarkan sedikit demi sedikit.
Untuk membakar, tidak harus di atas bara api langsung, tetapi bisa memakai wajan teflon datar seperti yang saya lakukan.